Translate

Jumat, 29 April 2016

Pertanian di desa Sarangan cenderung di dominasi oleh jenis tanaman sayur sayuran. Lahan pertanian di desa Sarangan termasuk dalam lahan pertanian dataran tinggi,diatas 900meter diatas permukaan laut. Pada tahun 2014 lalu atas prakarsa Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Magetan ,kelompok Tani di desa kami mendapatkan kesempatan untuk melakukan penanaman Bunga Krisan. Hal ini sebelumnya belum pernah di lakukan. Dari hasil perawatan selama dua bulan maka tanaman tersebut sudah mulai tumbuh kuncup-kuncup bunga secara serentak. Ukuran bunga yang normal dan panjang tangkai yang sesuai dapat dihasilkan dari pengalaman pertama kali kelompok tani kami.

Selasa, 26 April 2016

Kondisi geografi lahan pertanian di desa Sarangan umumnya berbukit dan memiliki kemiringan lahan yang cukup curam. Walaupun ada beberapa tempat yang memiliki kemiringan lahan yg cukup landai. Secara umum dapat disimpulkan bahwa lahan pertanian dan perkebunan di lingkungan Sarangan mempunyai ketinggian di atas 900 meter diatas permukaan laut(DPL). Adapun letaknya terbagi menjadi beberapa wilayah, sebelah utara ada pada lahan pertanian Singolangu,bagian selatan lahan pertanian Ngeluweng,sebelah barat lahan pertanian Sarangsari dan Mojosemi serta pada bagian timur disebut lahan pertanian Mbasal. Pada umumnya lahan peertanian tersebut sebagai lahan perkebunan sayur.Berbagai macam tanaman sayur akan selalu kita jumpai sepanjang tahun. Hal ini dikarenakan lahan lahan perkebunan sayur tersebut telah menerapkan sistem pengairan yang baik. Penerapan sistem pengairan yang efisien sangat diperlukan didalam penanganan lahan pertanian yg miring dan terpisah oleh cekungan sungai atau jurang. Dengan di awali dengan inisiatif para petani pemilik lahan, mereka dengan usaha swadaya dan bantuan pemerintah maka satu demi satu, tahap demi tahap maka hampir seluruh lahan perkebunan sayur itu tercukupi kebutuhan air nya di saat musim kemarau. Adapun sistem pengairan yg diterapkan yaitu dengan sistem "penginciran". Dengan sistem penginciran itu kebutuhan air lahan pertanian dapat dihemat sampai 80%.